Berdoa Dan Mengasihi

💝🙏BERDOA DAN MENGASIHI🙏💝

1 Petrus 4:7-8. ”Demikian firman Allah: 7 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. 8 Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.”

Kesudahan segala sesuatu sudah dekat, pesannya Tuhan adalah agar umat Tuhan menguasai diri dan menjadi tenang, agar dapat berdoa. Namun bukan berdoa saja, di ayat 8, disertai dengan sikap hidup yang penuh kasih terhadap sesama, terutama sesama yang masih hidup dalam dosa, bukan hanya kasih kepada orang yang hidup benar.

pertama yang harus kita hidupi adalah doa, tapi yang terutama kita harus hidup penuh kasih. Tuhan mau kita memutuskan di akhir zaman seperti sekarang, janganlah kita hanya sekedar melakukan kegiatan agama, misal banyak berdoa, namun tidak mempraktekkan hidup mengasihi sesama dengan benar. Apakah kita dipuji, orang Kristen yang banyak berdoa, tapi tidak punya kasih kepada sesama? kasihnya masih pilih-pilih alias mengasihi dengan pilih kasih? Orang baik dikasihi, orang jahat disumpahi, munafik sekali dalam penilaian Tuhan hidup seperti itu. Itulah akibatnya kalau kita memahami firman Tuhan hanya setengah-setengah. Mari kejarlah sifat yang serupa Yesus yaitu penuh kasih kepada sesama, selain doa menjadi hal yang penting.

Mari kita berdoa :
Tuhan Yesus, saya mau terus berjaga-jaga dalam menantikan kedatangan-Mu yang kedua kali, menanti kesudahan segala sesuatu. Saya mau fokus kepada jam-jam doa saya dan pertumbuhan kerohanian saya yaitu: hidup dalam kasih kepada sesama, seperti Yesus. Ampuni saya ya Tuhan, karena saya mendekat kepadaMu dalam doa, tetapi tidak hidup dalam kasih yang benar. Saya mau mengejar pribadiMu, karaktermu, mengasihi seperti Engkau mengasihi. Terima kasih buat peringatanMu ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.

Tuhan Yesus Kristus memberkati.🙏

Disusun oleh: Anastasia H. Djena, M.Miss. (Bidang 4: …)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.