Everyday Blessing: EMPATHY (Empati)

crop psychologist supporting patient during counseling indoors

Gambar/Ilustrasi: Pexels

đŸ“–Galatia 6:1- 5. Saling membantulah kamu
(1) Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.(2) Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. (3) Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri. (4) Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain. (5) Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.

Ayat-ayat ini katakan, Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; dan tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri. Siapa dirimu? Sudah sempurna? Sudah layak membuat penilaian terhadap orang lain? Kita belum tentu lebih baik dari pada orang yang kita anggap mengecewakan dan yang kita anggap negatif, tidak patut dibantu.

Berhentilah menilai orang lain, sebaliknya kembangkan sifat suka membantu sesama.
Rasul Paulus oleh ilham Roh Kudus sedang membawa para pembaca ayat ini untuk berfikir dan memberi respons yang benar tentang situasi maupun perilaku orang disekitarnya. Para pembaca diajak agar jangan sibuk mengurusi tingkah laku ataupun keadaan orang lain, sebelum diri sendiri bisa berguna bagi banyak orang. Karena begitu sibuknya mengurusi dan atau mengomentari orang lain, sampai-sampai muncul sikap menghakimi, akibatnya kasih Kristus tidak dipraktekkan kepada sesama. Jebakan rasa kecewa atau marah, terhadap perilaku orang yang dinilai akan membuat kebencian tumbuh subur.

Mari kita perhatikan dan menilai lebih dulu diri kita sendiri. JANGAN MUDAH menilai orang lain. Jangan mudah menghakimi orang lain. Jangan mudah kecewa dan tersandung oleh sikap orang lain. Sebaliknya lihat kebutuhan sesama kita, miliki hati yang suka membantu jika kita melihat saudara kita memiliki kelemahan, baik secara finansial maupun karakter.

Misi : Memiliki Budaya hidup dan Nilai Hidup untuk membantu yang lemah.

Doa : AKU SIAP TERBAKAR HABIS BAGI TUHAN
AKU SIAP MENANGGUNG SEGALA KESULITAN
JIKA DENGAN CARA DEMIKIAN AKU DAPAT MENOLONG MEREKA
KERINDUAN HATIKU ADALAH
MEMBUAT SANG PENEBUSKU YANG MULIA DIKENAL
OLEH MEREKA YANG BELUM PERNAH MENGENALNYA
William Burns

Disusun oleh: Tim Task Force Doa &  Konseling

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *