MPK Indonesia
GRACE OPE
Menu

Everyday Blessing: EVERYTHING (SEGALANYA)

IT MPK Indonesia25 Agustus 2025Pokok Doa & Bahan Renungan
Everyday Blessing: EVERYTHING (SEGALANYA)

Mazmur 103: 1-3
“Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu.”

Satu kata singkat pada ayat di atas, yakni “segalanya” disebut kurang lebih 5.675 kali di Alkitab, tergantung versi Alkitab mana yang Anda baca. “Segalanya” adalah kata sederhana yang artinya signifikan. Akan tetapi jarang kita perhatikan. Jika kita membaca Firman Allah yang memuat kata segalanya dan kita mengabaikan kata tersebut, maka itu dapat mengubah seluruh konteks dari bacaan tersebut. Kata segalanya merujuk kepada kekekalan. Sebab di manakah “segalanya” akan berhenti? Sejauh manakah dia melaju, dan apa yang dapat tercakup di dalamnya?

Yesus adalah Tuhan atas segala ciptaan. Dialah Allah kita yang memiliki segala kuasa; Dialah Juru Selamat yang mencukupkan segala yang kita perlukan; seluruh berkat mengalir dari Dia, dan Dialah segalanya yang kita perlukan. Kita kerap berkata bahwa Allah adalah segalanya bagi kita. Tetapi pernahkah kita berhenti sejenak untuk benar-benar memahami apa dampak dari satu kata sederhana ini? “Segalanya” mengartikan bahwa tidak ada hal yang ada di luar kendali Allah.

Allah mengetahui segalanya (lih. Yohanes 21:17) Jangan abaikan kata “segalanya” di ayat ini. Dia tahu bagaimana kesudahannya sejak permulaan, jadi Dia pasti mengetahui segala yang terjadi di antaranya. Dia punya segala kuasa dan segala otoritas; segala sesuatu ada di bawah kaki-Nya, dan Dia memenuhi semua hal dan segala sesuatu (lih. Matius 28:18 dan Efesus 1:21-23).

Dia melihat segalanya dan mendengar segalanya, dan Dia ada di mana pun sepanjang waktu. Jikalau semua ini benar adanya,  mengapa kita masih khawatir dan merasa gelisah? Mengapa kita gampang kesal ketika ada masalah atau sesuatu yang tak berjalan sesuai keinginan kita? Itu pasti disebabkan karena kita tidak benar-benar percaya bahwa Dia memiliki segala kuasa, mengetahui segala sesuatu, dan mengasihi kita dengan segenap kasih yang ada di alam semesta.

Berapa banyakkah dosa kita yang sudah Dia ampuni? Apakah Dia mengampuni sebagian, sebagian besar, atau segala dosa kita? Alkitab mengatakan Dia mengampuni segala dosa kita dan terus menyucikan kita dari kefasikan kita. Dia melakukan segalanya bagi kita dan untuk selamanya. Allah tidak mengesampingkan dosa kita supaya Dia bisa sesekali melihatnya; Dia menjauhkan segala pelanggaran yang telah kita lakukan. “sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. (Mazmur 103:12)

Percayalah kepada-Nya
“Segalanya” artinya tak ada hal yang berada di luar kendali-Nya. Oleh sebab itu, serahkanlah segala permasalahan dan kekhawatiran kita kepada Dia.

Misi: Persembahkanlah seluruh hidup kita kepada-Nya, dan percaya bahwa Dia akan menjadi segala-Nya bagi kita dalam segala sesuatu.

Doa: Ya Bapa, Kami mau memuji Engkau TUHAN dengan segenap batin. Dan tidak lupakan segala kebaikan-Mu. Engkau yang mengampuni segala kesalahan kami, yang menyembuhkan segala penyakit kami. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

Bagikan Artikel

Bantuan MPK

AI Assistant
🔒 Privasi / Privacy: Jangan masukkan data pribadi sensitif (KTP, password, info bank). / Do not input sensitive personal data.
0/500

Powered by AI • Dukungan Dwi Bahasa