Misi Kerajaan Allah

Misi Kerajaan Allah

Gambar/Ilustrasi: Priscilla Du Preez on Unsplash

Nats: 📖Kejadian 2:15; Lukas 8:1-3.
Ayat Mas : Yohana istri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka (📖Lukas 8:3).

Perenungan:
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan dan pendapatan. Menurut pemerintah, diperkirakan ada 30 juta usaha yang akan bangkrut selama pandemi berlangsung.
Hal ini sangat menakutkan, bukan? Tentu saja kita berempati kepada mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi. Dapat kita bayangkan betapa tidak mudah bagi mereka untuk melanjutkan kehidupan dengan beban pengeluaran yang tidak sedikit.

Mari kita doakan agar Allah membuka jalan sehingga mereka mendapat kembali pekerjaan atau usaha yang menghasilkan pendapatan. Kita berharap mereka tidak berputus asa dan tenggelam di dalam ketidakberdayaan atau jerat mengasihani diri sendiri. Kita doakan agar Allah membangkitkan daya juang dan memberkati setiap pekerjaan karena kita meyakini bahwa Allah menghendaki agar kita bekerja (Kejadian 2:15).

Menurut Akitab, paling tidak, ada 3 tujuan mulia ketika kita bekerja:

Pertama, kita bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan pribadi.
Allah menghendaki agar kita dapat mencukupi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang dan papan. Dengan cara demikian, kita dapat berdiri sendiri dan tidak memerlukan topangan orang lain. Pekerjaan yang kita miliki akan menjadi alat untuk mendapat sejumlah uang agar dapat memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Berdasarkan kebenaran ini, Rasul Paulus menegur orang yang malas bekerja dengan berkata: “… jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan” (2 Tesalonika 3:10).

Kedua, kita bekerja agar dapat memelihara sanak keluarga dan orang lain yang membutuhkan.
Allah tidak menghendaki kita mengabaikan kebutuhan sanak keluarga dan orang lain di sekitar kita.
Surat 1 Timotius 5:8 mencatat: “Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.” Oleh sebab itu, bekerja dengan baik agar menghasilkan pendapatan yang cukup bahkan berkelimpahan merupakan salah satu cara untuk melakukan tanggung jawab ini.

Ketiga, kita bekerja agar dapat mendukung pelayanan Gereja dan misi Kerajaan Allah.
Lukas 8:3 mencatat beberapa nama yang mendukung pelayanan Tuhan Yesus melalui harta yang dimiliki. Gereja & Lembaga Kristen memerlukan dana untuk memberi beasiswa pendidikan, memberi dukungan pengobatan kepada jemaat yang tidak mampu, atau memberi dukungan sembako bagi mereka yang kehilangan pendapatan akibat pandemi. Demikian juga pelayanan misi membutuhkan dana untuk upaya pengutusan tenaga misi atau tenaga pengajar atau tenaga medis, pengelolaan sekolah teologia dan berbagai upaya kreatif untuk memberitakan kabar baik.

Kita dipanggil untuk mengambil bagian untuk memenuhi segala kebutuhan tersebut. Oleh sebab itu, kita perlu bekerja dengan giat dan mengupayakan penghasilan yang baik agar dapat ikut serta dalam pelayanan Gereja dan misi kerajaan Allah.

Proyek Misi:
Bagaimana caranya mengatur keuangan agar kita dapat memenuhi kebutuhan pribadi, memelihara keluarga, memberkati orang yang membutuhkan dan mendukung pekerjaan misi? Luangkan waktu untuk mendoakan seberapa besar Allah ingin kita memberi untuk mendukung Gereja dan pekerjaan misi.

Aplikasi :
Seorang murid Kristus perlu belajar untuk mengurangi pengeluaran lebih banyak, menabung lebih banyak supaya dapat memberi lebih banyak bagi Kerajaan Allah (John Wesley).

Doa :
“*Bapa surgawi, terima kasih untuk setiap pekerjaan atau karier yang Engkau percayakan kepada kami. Pakailah renungan hari ini untuk menolong kami memahami rencana-Mu bagi kami. Demi Nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.” 🙏

Disusun oleh: Anastasia H. Djena, M.Miss. (Bidang 4 MPK Indonesia)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.