Everyday Blessings: ABUNDANCE (KELIMPAHAN)

Everyday Blessings ( Berkat Setiap Hari)

Gambar/Ilustrasi:  Stephen Radford on Unsplash

ABUNDANCE (KELIMPAHAN)

๐Ÿ“– Yoel 2:23
โ€œHai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu.โ€

Sebagai manusia, kita terbatas dalam kemampuan kita untuk mencukupi kebutuhan orang-orang yang kita kasihi – sumber daya kita, baik materi maupun emosional terbatas.
Namun Tuhan tidak mengenal batas. TUHAN memberkati anak-anak-Nya jauh melebihi pemahaman kita; Dia melakukan lebih dari sekedar mencurahkan berkat-berkat-Nya untuk kita. Dia mengirim hujan berkat yang melimpah di setiap musim kehidupan kita.

๐Ÿ“– Roma 8:28-30
(28) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (29) Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (30) Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Saat kita mengamati berkat Tuhan dalam hidup kita, pejamkan mata kita dan lihatlah ke dalam. Tuhan juga memberi kita kelimpahan anugerah dan damai sejahtera. Anugerah adalah hal yang memungkinkan kita menjadi pribadi kita yang sesungguhnya.

Dipenuhi damai sejahtera Allah karena mengetahui bahwa diri kita bersama TUHAN. Manusia adalah ciptaan TUHAN yang termulia dan adalah mahkota ciptaan TUHAN yang indah dan berharga.

Doa :
โ€œTUHAN masuklah dalam hatiku dan kehidupanku dalam setiap detik kehidupanku supaya aku dapat mengalirkan kebaikan-Mu dan menjadi Terang dan Garam di dunia ini. Aminโ€

Misi :
(13) “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. (14) Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. (15) Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. (16) Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” ๐Ÿ“– Matius 5: 13-16

Disusun oleh: Anastasia H. Djena, M.Miss. (Bidang 4 MPK Indonesia: Komisi Doa dan Misi )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.