Everyday Blessing: CONFIDENCE (KEYAKINAN)

Gambar/Ilustrasi: Snapwire on Pexels

๐Ÿ“– Roma 8:31-39.
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita siapakah yang akan melawan kita?

Kasih kepada TUHAN menumbuhkan keyakinan kepada TUHAN yang membuat kita sanggup menghadapi segala pergumulan.

Edward Payson (1783-1827), seorang pengkhotbah dari Amerika Serikat, pernah menjalani hidup yang sangat sulit. Ia sangat terguncang karena kematian adik laki-lakinya. Kerap didera sakit kepala migren yang parah selama berhari-hari, Edward juga bergumul dengan gangguan bipolar. Tangannya menjadi lumpuh karena pernah terjatuh dari kuda. Juga, ia hampir mati karena TBC. Akan tetapi, segala kesulitan ini tidak membuatnya putus asa dan patah semangat. Bahkan, teman-temannya menyaksikan bahwa sebelum Edward meninggal, sukacitanya justru begitu besar. Keadaan seperti ini tentunya sulit dipahami oleh orang pada umumnya.

Dalam surat yang Rasul Paulus tuliskan kepada Jemaat Roma, Ia menyatakan bahwa kepercayaannya yang penuh pada kebenaran Allah tidak bergantung dengan keadaan di sekitarnya.

Ada tujuh situasi berat yang Rasul Paulus sendiri alami, yaitu penindasan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, bahaya dan pedang (Roma 8:35).

Dalam situasi dunia yang serba tidak menentu ini, kita dapat menempatkan keyakinan yang sepenuhnya kepada Allah. Keyakinan ini kita dapatkan karena kita tahu bahwa sama sekali tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kitaโ€ (Roma 8:39).

MISI : Menyatakan keyakinan kepada TUHAN.

DOA : โ€œBapa surgawi, terima kasih untuk kasih-Mu yang rela mengurbankan Anak Tunggal-Mu demi menyelamatkan kami. Kiranya kasih-Mu itu membuat kami memiliki keyakinan sepenuhnya kepada-Mu dalam menghadapi pergumulan hidup. Amin.โ€

Disusun oleh: Anastasia H. Djena, M.Miss. (Bidang 4 MPK Indonesia: Komisi Doa dan Misi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.