Location, Jakarta,Indonesia
(021) 29022086

Everyday Blessing: FORGIVENESS (PENGAMPUNAN)

Matius 18:21-22
”Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: ”Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: ”Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.“
‭‭
Bagi kita orang percaya, tentunya sangat familiar dengan ayat ini, dimana Tuhan Yesus sendiri mengambarkan bahwa pengampunan yang wajib kita berikan itu 70×7 kali yang melambangkan angka yang tidak terhingga.

Dalam Matius 18:23 dilukiskan bahwa hal pengampunan seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya, dan hal ini berkaitan dengan Kerajaan Sorga yang dimaknai bahwa perkara pengampunan ini, sangatlah penting.

Ketika kita mengalami berbagai hal yang rasanya sangat membuat kita kecewa sehingga sulit untuk mengampuni maka Firman Tuhan mengambarkan hal ini seumpama seorang raja yang memberikan pengampunan yang sangat besar kepada seseorang tetapi orang tersebut bahkan mengingat hutang yang sangat sedikit dari sahabatnya.

Hal ini secara khusus menggambarkan keadaan kita. Ketika kita sudah berkali-kali mengampuni orang lain dan kita tetap tersakiti baik oleh perbuatan, perkataan dan tindakan mereka, tentunya kita tidak bisa mengampuni seperti yang Tuhan inginkan.

Jadi bagaimana cara mengatasinya? kita dapat memohon bantuan dari Allah, sehingga kita dipenuhi oleh damai sejahtera Tuhan yang memampukan kita melangkah dalam dimensiNya dan kita dimampukan untuk dapat mengampuni.

Acap kali kita lebih mudah untuk mengingat kebaikan kita daripada kebaikan orang lain, sebaliknya kita lebih mudah melupakan kesalahan kita tetapi mengingat kesalahan orang lain.

Melangkah bersama Kristus bukan hanya berupa penyertaan yang menghasilkan kesukaan tetapi dalam kedukaanpun Tuhan Allah hadir dan penyertaanNya yang nyata sanggup membuat kita dapat mengatasi segala hal yang kita alami termasuk mengampuni sesama kita.

Kedekatan kita dengan Tuhan kiranya jangan hanya menjadi pernyataan sepihak kita saja tetapi sungguh-sungguh dinyatakan dalam pertobatan yang memampukan kita untuk mengampuni dan mengasihi sesama kita dengan sungguh.

Misi: mengampuni sesama kita sebagaimana Kristus telah mengampuni kita

Doa: Tuhan yang mengasihi kami, ampuni kesalahan kami jikalau kami sering masih memikirkan diri sendiri dan kurang mau memahami orang lain. Mampukan kami untuk dapat hidup dalam pengampunan akan sesama kami khususnya ketika kami merasa telah diperlakukan tidak adil dan kiranya hidup kami semakin berkenan dan menyenangkan hatiMu. Didalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa, Amin.

Gambar/Ilustrasi:

Disusun oleh: Tim Task Force Doa &  Konseling

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *