Everyday Blessing: FORGIVENESS (PENGAMPUNAN)

Everyday Blessing: FORGIVENESS (PENGAMPUNAN)

Gambar/Ilustrasi: Alex Shute on Unsplash

📖Matius 18:21-22)‎
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada YESUS: “TUHAN, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

📖Lukas 6:27-28
“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.”

Bagaimana membalas Kejahatan dengan Kebaikan, Kebencian dengan Kasih Sayang?
Apa yang kita lakukan ketika kita sudah begitu dilukai oleh seseorang dan saat ini kita memiliki kesempatan untuk membalas dendam?
Mampukah kita mengampuninya?
Seberapa luas dan lapang ukuran hati kita?
Mengampuni memang tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi di masa lalu, ‎namun akan melapangkan jalan kita menuju masa depan yang lebih damai.
Kebencian dan sikap tidak mau mengampuni sebenarnya sedang menutup jalan untuk masa depan kita sendiri dan menutup pintu berkat kita.‎

Tidak mudah untuk mengampuni, ‎kemudian memberi kesempatan yang kedua bagi orang yang sudah menyakiti dan menghianati kita, b‎ahkan rasa sakit hati ini dapat berlangsung hingga bertahun-tahun tanpa ada solusi.
FIRMAN TUHAN mengajar kita untuk mengampuni orang yang berbuat salah kepada kita, tidak hanya satu kali saja, bahkan berkali-kali.

Ini berarti bahwa PENGAMPUNAN yang kita berikan adalah pengampunan yang tiada batasnya.
Tidak peduli betapa dalam luka hati yang diakibatkan, tugas kita adalah mengampuni orang tersebut.

Mari saat ini juga buang kebencian dari hati kita, ‎ampuni mereka yang bersalah kepada kita. Karena Bapa sudah lebih dahulu mengampunimu.

MISI : Melepaskan pengampunan kepada orang yang bersalah kepada kita.

DOA: Tuhan tolong kami memgampuni otang yang bersalah kepada kami. Amin🙏

Disusun oleh: Anastasia H. Djena, M.Miss. (Bidang 4 MPK Indonesia: Komisi Doa dan Misi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *