Kaya Dalam Kemurahan Hati

2 Korintus 8:2 ‘’Selagi dicobai dengan berat dalam berbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.’’

Jemaat Kristen mula-mula tidak hanya menghadapi ancaman sosial politik, tetapi juga persoalan ekonomi. Banyak di antara mereka adalah orang-orang yang berstatus sosial sangat rendah. Terutama jemaat Kristen di Yerusalem. Hidup dalam kekurangan dan penderitaan tergambar dengan jelas pada kondisi jemaat waktu itu.

Para rasul menasihati mereka untuk hidup saling memperhatikan dan berbagi sebagai saudara seiman. Rupanya nasihat ini mendapat respons baik dari jemaat. Mereka saling tolong-menolong dan berbagi beban (Kis. 4:32-35).

Para rasul juga berharap agar jemaat Kristen di luar Yerusalem turut memperhatikan saudara mereka di Yerusalem.

Jemaat dari Makedonia antusias menerima himbauan ini. Paulus pun memuji jemaat Makedonia ini bahwa sekalipun mereka hidup dalam kekurangan dan penderitaan, namun mereka tetap belajar memberikan yang terbaik, dengan kerelaan sesuai kemampuan mereka, bahkan ada yang memberi melampaui kemampuannya (ay. 2-4).

Meski miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan! Mampu memberi karena hati yang digerakkan kasih Kristus untuk berbelas kasihan kepada mereka yang berkekurangan.

Kemurahan hati jemaat Kristen di Makedonia merupakan hasil dari kecintaan mereka pada Tuhan. Kecintaan tersebut menghasilkan kecintaan terhadap sesama.

Dari jemaat Makedonia kita bisa berefleksi: Apa reaksi kita ketika menyaksikan orang-orang, terutama saudara seiman, yang hidup dalam kekurangan?

Apakah kita kaya dalam kemurahan hati? Apakah dengan sukacita kita akan menyatakan pemberian, bahkan berkorban untuk memberkati mereka yang hidup berkekurangan?

DALAM SEGALA KEKURANGAN PUN KITA SANGGUP UNTUK MEMBERI KARENA KECINTAAN KITA KEPADA ALLAH

🙏 Selamat Menikmati Berkat Tuhan dan hidup dalam kemurahan hati. Apa yang kita tabur tidak akan sia-sia akan berbuah dalam kekekalan.

Aplikasi :
Apakah Yayasan-Yayasan Sekolah Kristen bisa memiliki kemurahan hati untuk saling memperhatikan sekolah Kristen lain sebagai satu kesatuan Tubuh Kristus, untuk saling menolong satu dengan yang lain. Yang sekolahnya maju membantu menopang sekolah2 yang terpuruk saat ini🙏

Tuhan Yesus Mengasihi dan memberkati kita semua 🙏

Disusun oleh: Anastasia H. Djena, M.Miss. (Bidang 4: …)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.