Location, Jakarta,Indonesia
(021) 29022086

Everyday Blessing: THE LORD IS MY SHIELD (TUHAN ADALAH PERISAIKU)

ūüďĖMazmur 3:4 (TB) 
‚ÄúTetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku” 

‚ÄúPerisai‚ÄĚ adalah sebuah alat yang digunakan untuk melindungi diri dari serangan musuh pada masa peperangan untuk menahan berbagai macam senjata tajam seperti tombak, anak panah atau pedang. 

Perisai dikenakan pada tangan dan didampingkan dengan senjata lain seperti pedang, tombak atau gada. Perisai biasanya dibuat dari bahan-bahan logam atau dari bahan-bahan non logam yang dianggap kuat dan tidak mudah hancur.
Intinya adalah perisai itu adalah alat untuk melindungi diri dari musuh yang mengancam hidup kita.

Pemazmur menyatakan Tuhan adalah perisai yang melindungi. Sebuah nyanyian pengakuan percaya pemazmur kepada Tuhan, Sang Penyelamat di tengah segala penderitaan yang dialami karena musuh-musuhnya.

Dengan hati teguh, pemazmur percaya dan berani menghadapi berbagai ancaman dan serangan terhadapnya karena yang menjadi perisainya bukan benda yang dapat hancur, tetapi Tuhan yang Mahakuasa.

Tidak ada lagi ketakutan, yang ada hanyalah keberanian karena Tuhan melindunginya. Demikianlah iman pemazmur kepada Tuhan. Pengakuan Raja Daud secara jelas mengatakan bahwa Tuhan adalah perisai yang melindunginya.

Berkatalah Daud: ‚ÄúTetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku‚ÄĚ (ay. 4a). Daud meyakini Tuhan adalah tempat perlindungannya. Tangan perlindungan Tuhan ibarat perisai yang menghadang setiap senjata yang dilontarkan musuh.

Daud sungguh-sungguh menyadari bahwa hidup ini memang penuh dengan pergumulan (ay. 1-3). Dan karena pergumulan adalah bagian dari hidup, ia mau menerima keadaannya dan bersedia menghadapi realita yang ada. Bila engkau bergumul, bersyukurlah karena itu tandanya engkau masih hidup. Terkadang Tuhan membuka ‚Äúkeran‚ÄĚ pergumulan dalam hidup kita supaya kita lebih dewasa dan mampu untuk selalu mengucap syukur. 

Daud menyadari bahwa Allah adalah sumber perlindungannya, yang selalu membesarkan hatinya dan memberinya kekuatan (ay. 4-5). Karena itu, seberat apapun pergumulan yang kita hadapi saat ini, berdoalah kepada TUHAN sembari memohon agar TUHANlah yang menjadi perisai hidupkita untuk melawan semua musuh kita di dunia ini. (rsnh)

Misi : Menjadikan TUHAN sebagai perisai dalam hidup.

Doa : Ya TUHAN, kami bersyukur karena Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi kami. Kami mau memuliakan Engkau TUHAN. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

Gambar/Ilustrasi:

Disusun oleh: Tim Task Force Doa &  Konseling

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *