Location, Jakarta,Indonesia
(021) 29022086

Everyday Blessing: THE REAL FAITH (IMAN YANG SESUNGGUHNYA)

📖Yakobus 2:14,26
“Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.”

“Kasihan ya.. suaminya tertimpa musibah…”
“Eh.. Tau gak.. sekarang Ibu Rastri sudah tidak bisa bekerja karena sakit dan…”

Ini adalah kutipan percakapan yang terkadang kita dengarkan dibeberapa perkumpulan, bahkan dalam perkumpulan doa.

Persoalan dan masalah yang menimpa orang lain terkadang kita percakapkan saja dalam bentuk saling memberi info tetapi apakah ada yang memiliki gerakan untuk melakukan sesuatu atau memiliki kerinduan untuk mendoakan?

Dalam Yakobus 2:15-16 dinyatakan, “Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata: ”Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?”

Terkadang kitapun sering hanya berbasa-basi seolah-olah peduli dan hanya menyatakan melalui perkataan apa yang sesungguhnya ingin orang yang mengalami bencana itu dengarkan tetapi kita tidak melakukan apa-apa.

Bahkan tidak jarang jika kita jauh lebih suka ke acara perkumpulan, pesta atau melayani ditempat yang terlihat daripada menjenguk orang sakit atau ke rumah duka.

Jangan kita melupakan bahwa tanpa perbuatan maka iman yang kita nyatakan kepada Tuhanpun juga hanya sekedar ucapan belaka.

Ketika kita menyatakan bahwa kita mengasihi Allah maka bentuknya dinyatakan adalah dalam mengasihi sesama manusia, karena jika kita tidak bisa mengasihi sesama manusia yang kita lihat, bagaimana kita dapat menyatakan mengasihi Allah yang tidak kita lihat.

Misi: Memiliki Iman yang benar yang disertai dengan perbuatan

Doa: Bapa yang mengasihi kami, terima kasih atas FirmanMu pada hari ini yang menyadarkan kami bahwa kami harus belajar untuk memiliki iman yang benar. Tuntun langkah hidup kami sehingga kami dapat melakukan kehendak Tuhan yang membawa dampak bagi orang lain sehingga kami tidak sekedar mengasihani orang lain tetapi turut melakukan sesuatu sebagai bentuk iman kami kepada Tuhan. Terpujilah namaMu, didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin.

Disusun oleh: Tim Task Force Doa &  Konseling

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *