Location, Jakarta,Indonesia
(021) 29022086

Everyday Blessing: TRUE GOODNESS (KEBAIKAN YANG SEJATI)

ūüďĖMatius 25:35-36
‚ÄúSebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.‚ÄĚ
‭‭
Kalau ingin mengetahui sifat asli seseorang maka kita dapat melihatnya ketika dia memiliki kuasa untuk memerintah sehingga dapat terlihat dari bagaimana dia memimpin orang lain.

Dalam catatan sejarah, Presiden Uganda Idi Amin setelah mengulingkan pemerintahan yang sah, selama 8 tahun memerintah dia memanfaatkan kekuasaannya untuk memuaskan kehidupannya. Dia membunuh, memenjarakan banyak orang sehingga mendatangkan kesengsaraan bagi rakyatnya. Bahkan tercatat selama masa pemerintahannya sebagai salah satu rezim paling diktator pada saat itu.

Jika Tuhan yang sebagai pemilik kekuasaan tertinggi, hadir didalam hidup kita sebagai diktator yang menindas dan memaksakan kehendakNya. Maka tentunya, Dia tidak perlu hadir ke dalam dunia untuk lahir sebagai yang paling hina dan mati untuk menebus dosa-dosa kita bukan?

Tuhan Yesus yang telah berkorban bagi kita semua, menyatakan untuk melakukan tindakan kebaikan bagi orang lain atas dasar pernyataan kasih kita kepada Tuhan karena menyadari bahwa kita telah lebih dahulu dikasihi dan telah ditebus dosa serta kesalahan kita.

Allah kita bukanlah sama seperti pemimpin dunia yang ketika diberikan kekuasaan maka tidak jarang bertindak semena-mena, tetapi rela mengosongkan diriNya mengambil rupa seorang Hamba dan taat sampai mati.

Ketika Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk memilih dalam menjalani hidup kita, maka pilihan seperti apa yang kita lakukan?

Tuhan tidak pernah memaksa kita melakukan kebaikan, atau mengharuskan kita melakukan segala sesuatu, tetapi kesadaran karena kita mengasihi Allah yang membuat kita melakukan segala sesuatu yang dapat menyatakan kemuliaanNya melalui hidup kita.

Sehingga ketika ada saudara kita yang kekurangan makan, pakaian, tidak memiliki tempat tinggal kita dapat saling berbagi. Begitupun ketika ada yang sakit bahkan ketika dalam penjara, kita memiliki kepedulian dan empati terhadap mereka.

Semuanya kita lakukan, bukan karena hanya kepada orang yang baik kepada kita tetapi kepada setiap orang yang telah Tuhan tempatkan didekat kita, karena sesungguhnya kesadaran kita akan Anugrah yang telah diberikan kepada kitalah yang menjadi dasar setiap tindakan kebaikan yang kita lakukan.

Dalam melakukan kebaikan kita tidak mencari pujian dari manusia, tetapi hendaklah kita mengarahkan setiap tindakan kita dengan mata hati selalu tertuju kepada Tuhan.

Misi: Melakukan kebaikan karena kasih kita kepada Tuhan dan bukan karena pujian manusia.

Doa: Tuhan, Allah kami yang baik. Tuntunlah kami agar dapat mengarahkan hidup kami hanya kepada Tuhan sehingga dalam melakukan kebaikan, kami tidak mencari pujian dari manusia tetapi dari Engkau saja dan apa yang kami lakukan kiranya menyenangkan hatiMu. Didalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa, Amin.

Gambar/Ilustrasi:

Disusun oleh: Tim Task Force Doa &  Konseling

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *