Everyday Blessing: BLESSING (BERKAT)

BLESSING, BERKAT

Gambar/Ilustrasi: Pedro Lima on Unsplash

đź“–Yeremia 17:7-8
“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”

Seorang kenalan sesama orang percaya katakanlah bernama A ketika ingin membuka usaha menyatakan bahwa mau bertanya dulu kepada “orang pintar” tentang hari baik dan lokasi apakah sudah sesuai. Ketika mendengar hal itu saya sangat terkejut dan bertanya, bukankah kita orang percaya hanya mengandalkan Tuhan saja. Dia menjawab bahwa yang dia lakukan itu selalu dilakukan oleh semua orang jadi hal itu merupakan hal yang wajar-wajar saja dan Tuhan juga akan tetap memberkati karena posisi kita sebagai anak Tuhan.

Jadi dia merasa bisa mendapat hal dari 2 pihak akan lebih menguntungkannya. Pemikiran yang seperti ini merupakan pemikiran hanya untuk kepentingan diri sendiri dan melukai hati Tuhan.

Keadaan mengandalkan Tuhan dan menaruh harapan disini menyatakan keadaan berharap yang aktif bukan diam saja dan tidak melakukan apa-apa tetapi percaya secara mutlak bahwa pertolongan kita datangnya dari Tuhan. Dengan mengandalkan Tuhan, usaha dan pekerjaan kita bukan berarti 100% tanpa hambatan tetapi Tuhan akan memberi kita kekuatan dan jalan keluar ketika menghadapi masalah.

Terkadang jika merasa harus menanti pertolongan Tuhan, kita menjadi tidak sabar dan mulai mencari bantuan cepat dari pihak yang bukan berasal dari Tuhan.

Tetaplah setia! Tuhan Yesus menjadi satu-satunya sumber pengharapan kita diwaktu susah.

Misi: memiliki hidup yang mengandalkan Tuhan dan menaruh pengharapan kepada Tuhan

Doa: Tuhan Yesus mampukan kami untuk hidup terus mengandalkan Tuhan dan menaruh pengharapan kami didalamMu, ya Allah kami. Ampuni kesalahan dalam pemikiran kami yang mungkin mengandalkan kekuatan kami atau cara berpikir kami yang menuju kepada hal yang tidak berkenan dihadapanMu. Terpujilah nama Tuhan dari sekarang sampai selama-lamanya. Amin.

Disusun oleh: Tim Task Force Doa &  Konseling

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *